Cerita di Penghujung Tahun


Tak terasa sudah kini aku berada di penghujung tahun
Ku termenung seketika dan kurenungkan kembali
Kuingat dan kuingat akan semua yang terjadi
Perjalanan panjang yang kian melelahkan
Antara Pacitan dan Tenggarong, saksi pejalanan ini
Kutertunduk bersedih. Karena kusadari akan siapa diri ini
Terkadang kugagal tuk menjadi pribadi yang sempurna
Tapi ku sadari kesempurnaan itu hanya punya Mu Tuhan.
Kini ku ada di penghujung tahun. Akan kah ku siap ?
Siap tuk melangkah di tahun yang baru ?
Semuanya itu masih misteri bagiku
Tapi kini aku sadari, aku ada dan kuat sampai saat ini
Semua itu karena MU….Semua itu karena perlindungan`MU
Dan ingin kukatakan aku siap melangkah kedepan.

Namun Engkau telah memberikan cerita
dipenghujung tahun ini
Engkau telah meghadirkan sesosok makhluk-MU dengan peringai yang cantik
Dan telah memperdayaiku, sehingga aku lemah dan bahkan letih dibuatnya
Makhluk-Mu itu hadir dan melanda di Penghujung Tahun
Badainya sungguh dahsyat
Yang memporakporandakan bibir-bibir pantai sampai ke ujung sana
Getarannya mengguncang dada ini sampai ke dalam qalbu
Sungguh aku tak berdaya olehnya
Sungguh aku terpana melihat paras makhluk-MU itu Tuhan
begitu sempurna Engkau menciptakannya
hanya saja aku selalu bertanya-tanya
dipenghujung tahun ini
akankah dia hadir untuk menemani sisa-sisa hidupku
akankah badainya akan terus sedahsyat ini
aku hanya bisa diam termenung
aku tak berdaya dipenghujung tahun ini
by mas Yono

Selingkuh: The Untold Story…

WARNING !!!! buat pasangan anda yang sering melakukan perjalanan dinas ke luar daerah ternyata punya segudang cerita, yang jarang terungkap. Paling tidak itu yang kerap kusaksikan. Ada pergulatan antara nilai kesetiaan dengan godaan badani.

Namun banyak kiat yang bisa kita lakukan untuk menghindari hal tersebut dan antara lain silahkan dibaca kisah berikut ini.

Seorang teman, sebut saja dia L, punya kiat khusus agar tidak tergoda. Usai makan malam dia biasanya langsung mengurung diri di kamar. Baca koran, transfer foto ke laptop, atau browsing internet jika kebetulan hotel itu ada hotspot.

Dia menolak ketika diajak jalan-jalan ‘cari angin’ atau menikmati indahnya malam. “Supaya tidak tergoda, lebih baik aku di kamar saja,” begitu biasanya yang dia ucapkan. Ketika kami membujuk, dengan wajah memelas dia berujar,” Please, jangan membawa aku ke dalam pencobaan….”

Biasanya kalau kami pulang jalan-jalan dan iseng menengok ke kamar, dia tenang-tenang saja menonton televisi. Bahkan pernah dia kami pergoki sedang menelpon istri di rumah (padahal itu sudah tengah malam!!)

Seorang teman, N, juga punya kiat khusus untuk tidak main perempuan. Dia pemuda, belum menikah dan mengaku masih perjaka. Awalnya kami semua tak percaya. Hari gini, sudah 28 tahun dan masih perjaka? Tapi dia bersikeras mengatakan kalau kesuciannya belum terenggut. Menurut ceritanya, dia dan sang pacar (yang juga masih perawan), telah bertekad akan saling menyerahkan kesucian di malam pertama pernikahan. Hmmm…

Beberapa bulan lalu dia menikah. Dan dengan berseri-seri dia mengatakan ternyata menikah itu enak. Ketika dia ditugaskan ke luar daerah, di luar dugaan dia tidak keberatan ketika diajak ‘hunting’. Dan (ini yang membuat kami kaget), dia juga tak keberatan booking perempuan. Ketika ditanya dengan enteng dia mengatakan,” Kan targetku untuk tak main perempuan hanya sebelum menikah. Setelah menikah gak ada salahnya aku coba perempuan lain kan?”

Teman yang lain, sebut saja R, bertengkar dengan istri beberapa saat sebelum ditugaskan ke luar daerah. Karena kesal, selama tiga malam berturut-turut dia bercinta dengan tiga perempuan yang berbeda. “Aku lagi kesal sama istri. Jadi kulampiaskan saja…” begitu katanya. (Jadi untuk para istri, sebaiknya jangan bertengkar dengan suami menjelang mereka ditugaskan ke luar daerah. Bisa bahaya…)

Lain lagi yang terjadi pada Y. Karena istrinya mencium gelagat kalau sang suami cenderung genit, sang istri sengaja menyelipkan kitab suci di koper. Dengan harapan, sang suami akan teringat dan tidak macam-macam.

Malam pertama keberadaan kitab suci itu cukup manjur. Namun di malam kedua tidak lagi. Y tenang-tenang saja gandeng perempuan ke hotel. Ketika diingatkan soal kitab suci di koper, dia hanya mesem-mesem. (Kitab sucinya tak perlu disebutkan ya? Agar tidak bernuansa SARA)

Namun pengalaman yang paling mendebarkan menimpa T. Dua hari sebelum pulang, dia nekat asyik masyuk dengan cewek. Pagi harinya, usai mandi T terkejut bukan main melihat di leher, tepat di bawah rahang, ada… cupang.

Dengan wajah pucat pasi dia mendatangi kami dan memaki-maki. “Sialan benar tuh cewek. Mungkin dia sengaja karena dia tahu aku akan pulang…” T pantas ketar-ketir. Cupang biasanya bertahan beberapa hari. Pulang ke rumah dari tugas luar dengan hiasan cupang di leher pasti bukan pemandangan indah buat istri.

Untunglah seorang teman yang sudah berpengalaman, punya jalan keluar. Dia mengatakan ada benda tertentu yang jika digosok, bisa menghilangkan cupang. T pun dengan harap-harap cemas datang ke supermarket dan membeli (bagian cupang ditutupi dengan plester).

Seharian kerjanya hanya menggosok dan menggosok. Dan ajaib. Keesokan harinya bekas cupang telah berkurang jauh, hanya berupa bintik merah. T pun lega bukan main dan tak henti-hentinya dia mengucap syukur. (Benda apa yang digosok, tak perlu disebutkan ya? Nanti disalahgunakan, he…he… Yang pasti semua pembaca tahu atau pernah melihat benda itu….)

Dari : http://s3lingkuh.blogdetik.com/2008/08/21/selingkuh-the-untold-story (diedit seperlunya)

Selingkuh itu indah (ahhh, masa'...)


Ini seakan menjadi fatwa yang lagi ngetrend sekarang, maklum hidup kita ini sangat membosankan jadi wajarlah kalo kita mencari Selingan hidup dlm Selingkuh “Sana Sini-Situ”. Maka, dari itu mungkin banyak benarnya apa yg dikatan WS Rendra dalam sebait puisinya: Istri adalah makanan utama. Pacar adalah lauk-pauk. Karena banyak laki-laki yg berfalsafah seperti itu, tak heran perselingkuhan makin marak di mana-mana. Mereka menganggap kehidupan sex mereka itu seperti juga angkot yg boleh
berhenti dimana saja untuk cari omprengan yg penting nanti malam harus pulang ke terminal. Oleh sebab itu tidaklahsalah apabila perkataan “Selingkuh” itu sebenarnya timbul dari singkatan kata2: SELingan INdah Keluarga utUH.

Ketika jaman baheula orang yg berselingkuh akan dirajam, tetapi kebalikannya pada zaman edan sekarang ini, apabila Anda tidak punya WIL ato PIL, berarti Anda tidak tergolong orang yg trendy, sama saja seperti wong nDeso yg tidak memiliki HP begitu! Disamping itu selingkuh itu hak asasi setiap manusia bukan? Perselingkuhan itu bukanlah dosa lagi pada jaman sekarang ini, perselingkuhan itu sudah mirip seperti jajan, moso sih harus makan dirumah tiap hari, apa salahnya kalo sekali2 jajan diluaran yg penting makanan dirumah tetap dimakan terus.

Para peselingkuh acapkali merasa diri kena goda. Pertanyaannya, siapa menggoda siapa? Faktanya, bila suami memergoki istrinya selingkuh, ia cenderung menuduh 'rivalnya' sebagai pihak pengganggu dan penggoda. Begitu pun sebaliknya. Lebih unik lagi, seorang peselingkuh pun akan berang melihat istri atau suaminya berselingkuh. Lucunya, banyak peselingkuh yang mengaku tetap setia pada istri/suami dan keluarga. Mereka tetap pulang ke rumah baca terminal, mencoba berperan sebagai pasangan setia. Tetapi begitu ke luar rumah, ia akan segera bersidekap dengan pasangan selingkuhnya.

Kebanyakan perselingkuhan terjadi ditempat pekerjaan, maka dari itu sudah merupakan satu cap baca “SEAL” bisnisman jaman sekarang ialah melakukan SEx-After-Lunch. Hampir tiga dari tiap empat orang di Inggris melakukan perselingkuhan dengan rekan sekantor. Hal ini terungkap dalam survei yang dilakukan oleh AOL yang beroperasi di sana. Dari 10.052 responden, 71% mengaku pernah atau sedang menjalin hubungan gelap dengan rekan kantor. Memang harus diakui bahwa kantor kini dijadikan tempat favorit dalam mencari pasangan. Kita bisa mendapatkan lebih banyak FUN dgn rekan kerja di kantor daripada dirumah, dimana istri bawaannya hanya ngomel dan ngambek melulu, belum lagi dgn wajah yg udah mirip kain pel garing, jadi beda jauh dgn rekan ato sekretaris di kantor yg selalu menyapa kita dgn kata2 yg lembut dan manis dan wajah yg selalu terawat. Bahkan kalo saya jujur, sekretaris saya jauh lebih atensi dan perhatian terhadap diri saya daripada sang istri yg dirumah.

Pada umumnya sang suami atau istri adalah orang yg terakhir yg mengetahui bahwa pasangan hidupnya itu berselingkuh, walaupun seluruh kampung udah tahu bahwa suaminya punya WIL, tetapi sang istri tetap azah lugu dan tidak mengetahuinya, tetapi ini terjadi bukannya karena kebegoannya sang istri, melainkan karena kepercayaan sang istri terhadap suaminya, sehingga selalu ada tembok pelindung berupa pertanyaan: “Moso sih suami Gw punya WIL?”
Debbie Layton-Tholl, seorang psikolog, pada tahun 1998 meneliti alasan-alasan terjadinya perselingkuhan di antara pasangan setelah sekian lama menikah. Menurut Debbie, biasanya orang memakai alasan mengapa dirinya berselingkuh adalah karena :

1. merasakan ketidakpuasan dalam kehidupan perkawinan
2. adanya kekosongan emosional dalam kehidupan pasangan tersebut
3. problem pribadi di masa lalu
4. kebutuhan untuk mencari variasi dalam kehidupan seksual
5. sulit untuk menolak “godaan”
6. marah terhadap pasangan
7. tidak lagi bisa mencintai pasangan
8. kecanduan alkohol atau pun obat-obatan
9. seringnya hidup berpisah lokasi
10. dorongan untuk membuat pasangan menjadi cemburu

Perselingkuhan tidak harus hanya terjadi pada pasangan yg sudah menikah saja, melainkan bagi mereka yg belum menikah pun bisa berselingkuh. Apakah ini dinilai sebagai dosa?

WARNING! Bagi laki2 hidung pelangi yg punya hobby berselingkuh seperti Mas Yono (hehe, nggak lah), karena bisa koit lebih awal berdasarkan penelitian dari Centre for Forensic Medicine di Frankfurt mereka telah menemukan 56 kasus yg diketahui meninggalnya akibat serangan jantung pada saat lagi esek2. Dari 56 kasus pria yg meninggal akibat serangan jantung saat bercinta, hanya empat saja yg saat itu bersama pasangan resminya. "Selebihnya meninggal dalam pelukan kekasih gelapnya atau pekerja seks komersial di hotel”

Pertanyaan terkahir setelah Anda membaca artikel ini: “Apakah Anda masih yakin bahwa pasangan Anda tidak berselingkuh?” Ingat orang tertarik untuk berselingkuh bukan hanya oleh faktor duit ato penampilan saja, tetapi banyak faktor2 lainnya yg bisa membuat orang untuk bisa berselingkuh.

eh nambahin sedikit ya, mohon maap buat temen-temen di kantor aku, kelihatannya juga lagi rame-ramenya dunia persilatan eh...perselingkuhan di kantor aku. Semoga dengan artikel-artikel ini kalian bisa merenungi, atau sebaliknya mungkin kalian akan menjadi lebih pintar memakai jurus-jurus perselingkuhan, hehehe. Salam buat kalian temen-temen di kantor aku, awas ya jangan banyak nggosipin orang ya, terlebih nggosipin aku berselingkuh. hahaha nokohi bunyi urang ge. wis-wis Gusti-Gusti paringono sabar, jamane jaman edan kabehhhh. je na ge

Selamat merenungkannya dgn ucapan selamat berakhir pekan!


di copy dan sedikit diedit dari www.mangucup.org

Tragedi yang memilukan dan memalukan

Kejadian ini sekalipun sudah terjadi lima tahun yang lalu namun masih segar dalam ingatanku. Geli dan tertawa sendiri ketika aku ingat kejad...